gaya hidupotomotif

Ciri-Ciri Oli Gardan Mobil Harus Diganti

 Mobil memiliki dua jenis sistem penggerak roda yaitu 2WD dan 4WD. Memang terdapat perbedaan, namun keduanya tetap membutuhkan gardan yang berguna untuk meneruskan tenaga putar yang diproses mesin pada roda penggerak. Agar kinerja mesin penggerak lebih optimal, tentu Anda perlu mengetahui kapan ciri-ciri oli gardan mobil harus segera diganti.


Memang, pada dasarnya gardan juga mempunyai oli sebagai pelumas agar kinerjanya bisa berjalan lancar. Namun tak jarang yang menyadari bahwa oli gardan ini juga harus diganti dalam jangka-jangka waktu tertentu. Jika tidak, maka berdampak cepat rusak bahkan bisa jebol. Karena itu, mengetahui bagaimana ciri-ciri oli gardan harus segera diganti, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!.
ciri-ciri oli gardan mobil harus diganti
Ciri-ciri oli gardan mobil harus diganti: Pexels

Muncul Ciri-Ciri Gejala Dari Gardan

Dikarenakan posisi gardan yang berada di bawah mobil, maka sangat mudah melihat gejalanya jika memang oli sudah saatnya diganti. Ada beberapa gejala yang seringkali muncul, yaitu terdengar suara dengungan dari bawah mobil, terdapat getaran di bagian bodi mobil kala melintasi jalanan menurun, dan muncul suara yang tidak seperti biasanya saat berbelok.

Beberapa gejala yang telah disebutkan biasanya merupakan dampak oli gardan yang sudah tidak mampu lagi melumasi gigi-gigi secara maksimal. Sudah pasti permukaan gigi menjadi tidak licin lagi yang akhirnya menimbulkan bunyi atau adanya getaran tidak lazim. Saat ini terjadi, segera cek kondisi gardan mobil Anda ke bengkel untuk mengatasi masalah ini.


Melewati Batas Penggantian Oli Gardan

Apapun komponennya, pasti ada batas pemakaian sebelum akhirnya harus diganti dengan komponen yang baru. Sama halnya dengan oli gardan. Pelumas ini juga memiliki batas penggunaan juga hingga mewajibkan pembaruan agar fungsinya tetap maksimal.

Sebenarnya setiap mobil memiliki batasan dan waktu penggunaan yang berbeda-beda. Semuanya tergantung dari spesifikasi oli gardan, kadar oli yang dibutuhkan, hingga jarak tempuh yang telah dilewati. Secara garis besar, oli ini sudah saatnya diganti setiap dua tahun sekali atau saat jarak tempuh kendaraan sudah menembus angka 40.000 kilometer.
cara mengganti oli gardan mobil
Cara mengganti oli gardan mobil

Jadi demi awetnya mesin mobil dan kenyamanan berkendara, Anda harus selalu mengingat atau setidaknya mencatat kapan oli gardan mobil Anda diganti. Dengan begitu, Anda bisa tahu kapan harus menggantinya. Jangan sampai lupa untuk mengganti oli ini karena bisa saja merusak mesin mobil. Semakin cepat oli gardan diganti, maka semakin maksimal bagi kinerja gardan. 

Perubahan Warna Oli Gardan

Anda sebenarnya juga bisa mengetahui kapan waktunya mengganti oli gardan dari perubahan warnanya. Ketika warnanya sudah menjadi cenderung putih atau abu-abu metalik gelap, maka kondisinya sudah tidak bagus lagi. Kekentalan oli juga hal yang krusial. Oli yang harus diganti biasanya menjadi lebih encer dari yang semestinya.

Namun perlu diketahui, perubahan warna dan kekentalan biasanya juga disebabkan oleh dua hal. Pertama, oli sudah terkontaminasi dengan air ketika melewati genangan atau jalanan banjir. Inilah yang menjadikan oli berubah agak putih serta lebih encer. Untuk penyebab yang satu ini, memang sulit untuk dihindari.

Kedua, perubahan warna yang menjadi abu-abu metalik gelap disebabkan sudah terlalu lama digunakan alias tidak pernah diganti. Kalau sudah seperti ini, maka segeralah servis ke bengkel untuk mengganti oli gardan. Jangan sampai Anda menunggu terlalu lama karena posisi oli di bagian kaki-kaki mobil sangatlah penting. Daripada mendapatkan masalah ketika sedang mengendarai mobil tersebut, lebih baik Anda melakukan servis sejak dini.

Bagi Anda yang belum tahu, kalau gardan mobil telah mengalami kerusakan hingga jebol, biaya servisnya terhitung sangat mahal. Mobil juga tidak akan bisa digunakan lagi sampai ada perbaikan. Yuk mulai sekarang cek kondisi oli gardan mobil Anda. Jangan sampai Anda terkena masalah yang justru membuat Anda harus merogoh kocek terlalu dalam padahal bisa dicegah kalau mau  menyayangi dan merawat mobil yang digunakan setiap hari untuk menunjang aktivitas.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Untuk melanjutkan harap non-aktifkan AdBlock