Tips and Trickgaya hidup

Cara Agar Mudah Hamil

 Bila Anda baru saja melangsungkan pernikahan, memiliki momongan merupakan hal yang selalu didambakan. Nah, ada beberapa cara cepat hamil setelah menikah yang dapat Anda coba bersama pasangan. Dengan demikian, peluang Anda berdua untuk segera mendapat momongan pun akan meningkat.

Sebenarnya peluang setiap wanita untuk bisa hamil setelah berhubungan intim tanpa alat kontrasepsi adalah sekitar 15–25% setiap bulannya. Peluang terjadinya kehamilan akan semakin meningkat apabila wanita berhubungan badan di masa suburnya, yaitu masa dimana ovarium melepaskan sel telur ke dalam rahim.

Kalender agar cepat hamil
Ilustrasi cara agar mudah hamil: Pexels

Jika selama 28 hari Anda memiliki siklus haid normal, masa subur atau ovulasi kemungkinan besar terjadi sekitar 14 hari setelah hari pertama mengalami haid. Namun, bila siklus menstruasi Anda tidak teratur, masa ovulasi Anda bisa terjadi sekitar 12–14 hari sebelum hari pertama haid berikutnya.

Kenali Berbagai Cara Cepat Hamil Setelah Menikah

Meningkatkan kesuburan merupakan cara agar mudah hamil setelah menikah yang paling utama. Ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk meningkatkan kesuburan agar kehamilan Anda bisa cepat terjadi, di antaranya:

1. Lakukan hubungan intim secara teratur

Berhubungan intim secara rutin tanpa menggunakan kondom atau alat kontrasepsi lain merupakan langkah utama agar Anda bisa cepat hamil. Namun, untuk meningkatkan terjadinya proses pembuahan dan menciptakan kehamilan, disarankan bagi Anda dan pasangan untuk berhubungan badan saat sedang memasuki masa ovulasi.

Sayangnya, masa ovulasi terkadang bisa bergeser sehingga agak sulit untuk diprediksi. Hal ini karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti stres berat dan kelelahan akibat aktivitas harian atau olahraga yang berlebihan.

Oleh karena itu, untuk memastikan masa ovulasi, Anda bisa melakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat tes masa subur. Apabila tes tersebut menunjukkan bahwa Anda sedang dalam masa subur, Anda disarankan untuk segera berhubungan suami istri tanpa alat kontrasepsi agar kehamilan lebih mudah terjadi.

2. Jalani pola hidup sehat

Gaya hidup sehat sangat penting Anda terapkan buat Anda dan pasangan guna meningkatkan peluang terjadinya kehamilan. Berikut ini merupakan pola hidup sehat yang perlu Anda dan pasangan lakukan:

  • Berolahraga secara teratur untuk menjaga berat badan agar tetap ideal, tetapi hindari melakukan olahraga secara berlebihan karena justru dapat mengganggu kesuburan.
  • Konsumsilah makanan yang bernutrisi seperti ikan, daging, sayuran, dan kacang-kacangan.
  • Batasi konsumsi kafein berlebih sekira tidak melebihi dari 200 miligram per hari atau setara dengan 1 cangkir kopi dan 2 cangkir teh.
  • Cukupkan waktu istirahat Anda dan pasangan, dengan cara tidur selama 7–9 jam setiap malam.

3. Konsumsi suplemen atau makanan pendukung yang mengandung asam folat

Setiap wanita yang sedang menjalani program kehamilan disarankan untuk mengonsumsi 400–600 mikrogram asam folat per hari. Asam folat sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta berkhasiat mencegah janin terlahir cacat. Tak hanya itu, nutrisi yang satu ini juga diketahui berperan penting dalam meningkatkan kesuburan.

Oleh karena itu, disarankan buat Anda untuk mengonsumsi suplemen asam folat secara rutin. Setelah berhasil hamil, suplemen asam folat tersebut masih perlu dikonsumsi setidaknya sampai dengan trimester pertama kehamilan.

Selain dalam bentuk suplemen tablet, asam folat juga banyak terkandung secara alami di dalam sayur-sayuran seperti brokoli, kacang hijau, bayam, kentang, dan sereal.

4. Hentikan kebiasaan tertentu

Hindari hal-hal atau kebiasaan-kebiasaan yang dapat mengganggu dan berbahaya saat Anda dan pasangan menjalankan program kehamilan. Kebiasaan tersebut meliputi:

  • Merokok atau menghirup asap rokok
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol dan menggunakan obat terlarang
  • Membatasi asupan vitamin A, seperti halnya dari suplemen dan hati sapi atau ayam
  • Mengkonsumsi daging-dagingan, ikan, dan telur yang belum matang, karena berisiko mengandung bakteri, virus, atau parasit yang dapat menjadi penyebab penyakit infeksi
  • Hindari mengkonsumsi susu yang tidak terpasteurisasi dan ikan dengan kandungan merkuri yang banyak seperti ikan salmon, tuna, dan tongkol

5. Lakukan medical check up secara rutin dan imunisasi

Setiap pasutri dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebelum memulai rencana untuk hamil.

Hal ini penting dilakukan agar dokter dapat dengan mudah mendeteksi apakah Anda atau pasangan memiliki penyakit tertentu yang disinyalir dapat mengganggu kesuburan dan membahayakan janin, seperti hepatitis B, HIV, sifilis, dan toksoplasmosis.

Selain itu, dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin ke dokter, Anda juga akan mendapatkan imunisasi rubella atau campak Jerman dan juga tetanus yang penting diperoleh setiap wanita yang berencana untuk hamil.

Jika Anda dan pasangan masih belum juga dikaruniai keturunan meski telah menerapkan beberapa cara di atas, berkonsultasilah ke dokter kandungan untuk menjalani pemeriksaan. Selain dapat menentukan penyebabnya, dokter mungkin juga dapat memberikan tips cara cepat hamil setelah menikah lainnya yang dapat dilakukan oleh Anda dan pasangan.

Referensi

Alodokter.com

Gaskins, A.J. & Chavarro, J.E. (2019). Diet and Fertility: A Review. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 218(4), pp. 379–389.

Schafer, E. & Nock, D. (2019). The Impact of Preconceptional Multiple-Micronutrient Supplementation on Female Fertility. Clinical Medicine Insights. Women’s Health, doi: 10.1177/1179562X19843868. eCollection 2019.

Lyngsø, et al. (2017). Association Between Coffee or Caffeine Consumption and Fecundity and Fertility: a Systematic Review and Dose–response Meta-analysis. Clinical Epidemiology, 9, pp. 699–719.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia.
National Health Service UK (2018). Health A to Z. Trying to Get Pregnant.
U.S. Department of Health & Human Services (2018). Office on Women’s Health. Menstrual Cycle.
Mayo Clinic (2019). How To Get Pregnant.
Kaplan, A. Healthline (2018). How Long Does It Normally Take to Get Pregnant? When Should We Be Concerned?
Willacy, H. Patient (2020). Planning to Become Pregnant.
Feintuch, S. The Bump (2019). How to Get Pregnant Fast.
Gurevish, R. Verywell Family (2020). How Quickly Can You Expect to Get Pregnant?
Gurevish, R. Verywell Family (2020). How to Get Pregnant Fast.
WebMD (2020). Getting Started on Getting Pregnant.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Untuk melanjutkan harap non-aktifkan AdBlock